Selasa, 30 Desember 2014

Tugas Profesi Pendidikan Program Guru Ideal



KELOMPOK 1
1.      INTAN BT MARSUDI                    (12141359)
2.      ANDY EKO P                                  (12141352)
3.      HARIS EKO S                                 (12141368)
4.      RIMA SEPTYA NINGRUM          (12141382)

A.    Ciri-ciri guru (membuat profil guru)
Profesi berasal dari bahasa latin yaitu “proffesio”yang mempunyai dua pengertian yaitu janji/ikrar dan perkerjaan dan dalam artian yang lebih luas profesi dapat diartikan sebagai kegiatan apa saja dan dimana saja untuk memperoleh nafkah yang dilakukan dengan suatu keahlian tertentu. Sedang dalam artian sempit profesi dapat diartikan sebagai keahlian yang dijalankan  berdasarkan keahlian tertentu sekaligus dituntut daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan baik.
Tentang makna guru sendiri, kata guru berasal dari bahasa sansekerta, yaitu “gir” yang berarti memuji, dan kemudian berubah menjadi kata kerja “gur” yang berarti mengangkat, to raise, to lift up, atau to make an effort. Jika dilihat sebagai kata benda, guru berarti master yaitu seseorang yang mampu mengajarkan pengetahuan dalam konteks spiritual. Ternyata kata guru tersusun dari dua suku kata yang berlawanan makna yaitu “gu” vs “ru” yang memiliki makna kemuraman vs keceriyaan/kemahardikaan.
Guru sendiri menurut penulis merupakan sosok manusia yang mentransfer ilmu pengetahuan kepada manusia lainnya. Dimana dalam proses mentransfer berbagai ilmu pengetahuan tersebut guru tidak hanya bertugas menyampaikan namun juga membuat siswa atau anak didiknya benar-benar faham akan materi yang diajarkan oleh guru tersebut. Selain bertugas mentranfer ilmu guru juga bertindak sebagai pembina, pembangun dan penanam nilai, moral dan norma yang baik pada jiwa peserta didik. Dengan kata lain guru dapat berperan sebagai pembentuk karakter peserta didiknya. Sudah kita pelajari bahwa anak diusia kelas dasar merupakan masa-masa emas dimana di usia-usia SD siswa gampang sekali terpengaruh oleh hal-hal yang terjadi disekitarnya.
Oleh karena itu untuk menjadi seorang guru yang profesional dan baik kita sebagai mahasiswa calon guru harus tahu bagaimana ciri-ciri guru yang profesional dan baik tersebut agar nantinya kita mampu mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berakhlak mulia. Berikut ciri-ciri guru yang profesional menurut kelompok kami:
1.      Beriman dan berakhlak mulia
Sebelum berangkat menjadi guru yang profesional hal paling dasar yang harus diperhatikan adalah keimanandan dan akhlak seorang guru. Terlebih dahulu seorang guru harus membenahi dan mempertebal keyakinan akan agama yang dianutnya. Hal tersebut nantinya akan menjadi benteng pertahanan dan landasan bagi guru tersebut dalam rangkat menjadi guru yang baik.
2.      Tanggungjawab
guru harus memiliki rasa tanggungjwab yang tinggi pada siswanya.
3.      Penyayang
memiliki sikap penyanyang akan menjadikan guru disenangi dan selalu disayang oleh anak muridnya
4.      Kreatif
dalam proses pembelajaran dikelas sebisa mungkin guru harus kreatif dalam memilih bahan ajar. metode dan media yang akan digunakan dalam proses pembel;ajaran. hal ini dikarena siswa memiliki berbagai cara belajar yang berbeda tentunya dari tiap individu.
5.      Inovatif
guru harus inovatif dalam mencari, memberi dan mentransfer ilmu kepada siswanya. guru tidak hanya terpaku pada satu bahan ajar namun harus bisa menggunakan berbagai bahan ajar.
6.      Sabar
sikap sabar sangat diperlukan oleh guru untuk menghadapi berbagai polah tingkah dan sikap siswa.
7.      Ulet
guru harus ulet dalam memberikan ilmu dan pengarahan kepada siswanya tanpa memperdulikan sikap siswanya atau keadaan fisik siswa.
8.      Telaten
sudah menjadi lumrah jika anak kecil atau siswa terutama yang masih SD suka tidak mengerti dengan suatu pelajaran atau nakal, nah disinilah sikap telaten seorang guru diuji. jika seorang guru tidak memiliki sikap ini sudah barang tentu akan murid-muridnya akan terlantar.
9.      Disiplin
disiplin sangat dibutuhkan agar semua yang ada berjalan sesuai dengan yang diangan-angankan.
10.  Gila
Seorang guru harus memiliki jiwa kegilaan yang luar biasa.dalam hal ini kegilaan yang dimaksut adalah gila  akan inovasi, kreatifitas dalam mengajar, ilmu pengetahuan,teknologi dan menyanyangi anak didiknya sepenuh hati.
11.  Gigih
tanpa mengenal lelah guru sebisanya dan harus mengajarkan berbagai ilmu yang baik untuk siswanya.
12.  Pantang putus asa/pantang menyerah
sering kali guru putus asa jika mendapati bahwa siswanya bandel atau suli sekali untuk diatur,namun seorang guru yang baik adalah guru yang pantang menyerah dan putus asa.
13.  Tangguh
seorang guru harus tangguh demi kesuksesan peserta didiknya, apalah jadinya siswa tanpa kehadiran sosok guru yang tangguh
14.  bersahaja
kesederhanaan yang dimiliki akan menjadikannya sosok yang dapat ditiru oleh muridnya.
15.  Cinta akan peserta didik
rasa cinta dan kasih pada peserta didik akan memberi motivasi kepada guru untuk memberikan yangterbaik kepada peserta didiknya
16.  Cinta pada kelas
jika guru cinta dengan kelasnya maka secara otomatis guru tersebut betah berada didalam kelas, dan jika seorang guru telah betah berada didalam kelas sudah pastinya muridnya juga betah dan pelajaran pastinya berjalan dengan sangat baik.
17.  Cinta pada sekolah
cinta pada sekolahan. sekolahan merupakan tempat menimba ilmu dan tempat dimana ilmu diperoleh. maka dari itu mencintai sekolah akan dapat membuat guru tidak betah jika berlama-lama libur atau tidak kesekolah.
18.  Cinta pada pendidikan dan mengajar dikelas
dengan guru yang mencintai pendidikan sudah barang tentunya dia akan emberikan pelayanan ilmu kepada siswanya semaksimal mungkin sehingga siswa mendapat pendidikan yang berkualitas.
19.  Peduli
sikap peduli terhadap anak didik, sekolah, sistem pendidikan dan lain-lain akanmenjadikan sosok guru tersebut peka dan peduli terhadap nasip pendidikan.
20.  Cerdas
guru yang cerdas tidak hanya cerdas dalam pelajaran namun juga cerdas dalam menyingkapi berbagai hal seputar pendidikan dan anak didiknya.
21.  Pengasih
guru harus mengasihi siswanya seperti mengasihi anaknya sendiri.
22.  Penyanyang
guru harus memyayangi murid-muridnya bagaimanapun kondisi muridnya.
23.  Penghukum
guru harus adil jika siswa berbuat salah dan harus dapat atau mampu menghukum siswanya sesuai dengan kesalahan.
24.  Motivator
jika siswa tidak ada semangat dan motivasi belajar guru berperan aktif dalam memotivatori siswa agar memiliki semangat hidup atau semangat belajar lagi.
25.  Pahlawan
guru merupakan pahlawan atau pembela siswanya. dimana guru bertugas untuk melindungi baik fisik dan jiwa siswanya.
26.  Penyelamat
jika siswa dalam kesulitan baik belajarnya atau menghadapi masalah diluar dari belajarnya yang membuat siswa terpuruk atau terpukul guru harus menjadi penyelamat dengan cara mendengar keluh kekasah dari murit tersebut dan mencari penyelesaian dari masalah siswa tersebut.
27.  Pengkritik
selain menjadi penyelamat guru juga harus mampu menjadi pengkritik yang baik agar siswanya bisa mengerti akan kesalahannyadan mampu memperbaikinya agar menjadi lebih baik.
28.  Orang tua
guru berperan sebagai pemgganti tugas orang tua tatkala berada di kelas atau sekolahan.
29.  Pengasuh
ketika berada dikelas guru merupakan pengasuh dari siswanya sewaktu berada dikelas.
30.  Pendidik
dalam mendidik siswanya guru tidak hanya memberikan materi pelajaran namun guru mengajarakan karakter, sopan santun dan berbagai ilmu agar siswa tersebut memiliki kecerdasan dan kepribadian yang baik.
31.  Pembimbing
guru sebagai pembimbing harus mampu membimbing dan mengarahkan siswa kejalan dan cita-cita siswa sesuai dengan bakat dan minat siswanya.
32.  Aktor
ini untuk guru cowok. penampilan yang elegan, rapi dan kemas akan menimbulkan semangat dan layak diconto oleh peserta didiknya. bak aktor profesional seorang guru harus mampu memerankan berbagai tokoh yang perilaku dan penampilannya layak dicontoh oleh peserta didiknya.
33.  Aktris
ini untuk guru cewek. seorang guru harus mempunyai penampilan yang enak dipandang mata dan cantik. ini juga dapat meningkatkan minat belajar pada siswa. seorang guru harus mampu membawakan berbagai peran dari berbagai tokoh.
34.  Sutradara
guru harus mampu menjadi sutradara didalam kelas.bagaiman suasana dan kondisi kelas semua terletak tangan guru.
35.  Penuntun
guru merupakan penuntun bagi siswanya. supaya siswa selalu dijalan yang benar dan apabila siswa salah guru harus mampu juga menuntun agar siswanya kembali kejalan yang benar.
36.  Tim sukses
tim sukses disini berarti pada bagaimana cara guru agar siswanya mencapai kesuksesan yang maksimal
37.  Penyemangat
jika siswa dalam keterpurukan seorang guru harus mampu menjadi penyemangata bagi sang anak.
38.  Selalu rindu akan prestasi siswa
merindukkan prestasi dari peserta didik haruslah senantiasa dimiliki oleh seorang guru supaya guru dan peserta didik lebih giat untuk mencetak prestasi.
39.  Pintar
seorang guru tidak hanya harus pintar dalam pelajaran namun juga pintar dalammengambil perhatian dan hati siswanya.
40.  Jujur
sikap jujur wajib harus ada pada diri seorang guru supaya dengan haltersebut guru mampu mencetak siswa yang memiliki sikap jujur pula.
41.  Hemat
guru yang baik akan mampu mengelola berbagai hal seputar kelas dan sekolah sebaik mungkin dan agar dapat menghemat berbagai anggaran yang ada supaya dapat digunakan lagi untuk hal lain dapat meningkatkan mutu pendidikan
42.  Cermat
guru harus cermat dalam menyampaikan materi dan pemilihan bahan ajar yang tepat bagi siswanya.
43.  Pemimpin
seorang guru merupakan pemimpin yang harus dapat dicontoh dengan bak oleh peserta didiknya. segala sesuatu dikelas akan dapat berkerja dan berjalan dengan baik atas pimpinan seorang guru yang baik pula.
44.  Pengawas
guru harus mampu mengawasi siswanya dari berbagai macam bahaya yang dapat datang dari luar maupun dalam diri siswa itu sendiri
45.  Pemersatu
guru harus bisa menjadi pemersatu jika ada siswanya yang sedang bertengkar atau apalah yang merusak persaudaraan antar siswa.
46.  Sahabat
guru harus dapat memposisiakan dirinya sebagai sahabat bagi murid-muridnya agar guru mengerti dengan muridnya dan juga menentukan strategi, metode dan model pembelajaran yang tepat.
47.  Pembangun
membangun siswa tidak membangun badan siswa saja namun juga membina pikiran moral dan awatak siswa agar kelak menjadi pribadi yang baik.
48.  Pembangkit
peran guru sebagai pembangkit semangat belajar siswa sangatlah penting dan peran iniakan bertambah penting lagi kiranya dirumah siswa kurang mendapatkan perhatian dari ke dua orang tuanya
49.  Ustad/ustazah
selain memberikan ilmu duniawi guru juga hrus memberikan ilmu akhirat kepada siswanya walaupun pada kenyataannya guru tersebut bukanlah guru agama.
50.  Pencerah
guru sebagai pencerah dari keterpurukan siswa dari masa-masa yang penuh dengan cobaan. guru bertindak memberikan pencerahan kepada siswanya.
51.  Pelayan
Guru merupakan pelayan pendidikan, dimana seorang guru bertugas untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada siswanya.
52.  Pembina
Guru harus membina tidak hanya badan siswa tapi juga jiwa dan moral siswanya.

B.     Harapan guru terhadap anak didiknya setelah mendidik selama 6 tahun.
Sebagai seorang guru tentunya memiliki harapan yang besar terhadap anak muridnya. Bagaimana masa depan dan kehidupan anak dimasa akan datang tentunya harus dipikirkan oleh seorang guru. Guru selain bertugas sebagai pentransfer ilmu pengetahuan pasti memiliki pengharapan yang besar terhadap anak muridnya, seorang guru sejati pasti akan sedih tatkala suatu ketika sewaktu dia berada dijalan atau dimana dan kemudian ia berjumpa dengan salah satu muridnya dan didapatinya muridnya tersebut menjadi koruptor atau hidup dengan tidak layak. Pasti mau tak mau guru tersebut seakan terkoyak nuraninya melihat hal tersebut dan mengingat-ingat lagi kegagalannya mendidik dan mengajar anak tersebut dahulu. Namun lain halnya jika guru melihat tatkala murid yang pernah ia didik dan ia ajar menjadi sosok pribadi yang baik apa lagi sukses. Betapa gembira dan senangnya hati guru tersebut perjuangan dan pengorbanannya seakan terbayar tuntas tatkala melihat kesuksesan dan kebaikan hidup yang diperoleh oleh anak muridnya. Sejatinya seorang guru yang baik tidak mengharap imbalan dalam bentuk apapun, hanya dengan melihat anak didiknya mampu bertahan hidup dan menjadi sosok manusia yang baik dan sukses dalam kehidupan mereka dirasakan sudah melebihi dari cukup.
Harapan seorang guru yang paling mendasar kepada murinya setelah lulus dari sd adalah tindak hanya berharap bahwa siswanya harus masuk ke sekolah negri favorit atau apalah. Namun lebih dari itu guru harus memiliki harapan yang sangat kuat agar peserta didiknya menjadi pribadi yang taat dalam beribadah dan taat pada ajaran agama yang dianutnya. Mengapa hal tersebut penulis pilih sebagai dasar pengaharapan yang pertama harus dimiliki guru setelah siswa-siswinya lulus dari sekolah dasar (sd) adalah karena agama merupakan pondasi yang paling utama dan yang paling dasar yang harus ditanamkan pada diri anak agar kelak peserta didik mampu menjadi manusia yang tak hanya sukses didunia namun yang lebih penting dari itu adalah peserta didik harus dan wajib untuk sukses diakhirat. Adanya keyakinan dan ketaatan pada agama juga penting untuk membentengi diri anak dari perbuatan curang dan jahat yang dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain.
Dengan terbentuknya landasan agama yang kuat nantinya dengan sendiri anak atau peserta didik akan terbentuk karakter yang baik dalam diri anak tersebut. Pembentukan karakter dan pribadi yang baik akan menjadikan anak mudah dan dapat diterima dimanapun ia berada dan mampu menjadi contoh yang baik buat anak-anak lainnya. Semakin lunturnya sikap peduli, sopan santun dan disiplin dari diri anak-anak sekarang ini semakin menunjukkan bahwasannya anak-anak didik kita sekarang mengalami krisis kepribadian yang sangat serius. Bagaimana sipintar yang dengan kepintarannya menjadi sombong dan senang merendahkan temannya yang kurang pintar atau memiliki kekurangan, atau yang tahap kepintarannya sedang-sedang saja atau yang bahkan tidak pintar? yang sebelum mencoba sudah mengatakan bahwa dirinya memang tidak mampu atau bodoh sehingga dia tidak memiliki motivasi untuk. Disini timbul harapan yang sangat tinggi agar setelah lulus dari sd siswa didik mampu menjadi pribadi yang memliki karakter dan kepribadian yang baik. Perlu ditekankan disini bahwa hanya menjadi siswa yang pintar dalam hal ikwal akamedik saja tidak cukup, kepintaran yang dimiliki siswa haruslah dibarengi dengan sikap dan karakter yang baik pula agar nantinya ilmu yang dimiliki oleh siswa tersebut dapat tersalur dan mendatang manfaat bagi dirinya dan orang lain.
Hal yang tak kalah pentingnya lagi dan mendasar lainnya adalah mencetak siswa yang bisa membaca. Dewasa ini kita telah banyak melihat dan menyaksikan sendiri siswa SD kelas tinggi masih belum bisa membaca. Hal tersebut tentunya sangatlah menghawatirkan kita sebagai calon guru dan bangsa indonesia itu sendiri. Kemana perginya pahlawan dan srikandi pendidikan kita dizaman ini. Diluar sana dunia berkembang sanagt pesat ditiap sendinya. Kemampuan membaca merupakan merupakan pengetahuan yang paling dasar dari pengetahauan. Bagaimana caranya jika kita tak mampu membaca diera sekarang. Semua informasi penting dapat kita peroleh melalui kegiatan membaca walau tak dipungkiri juga adanya media lain yang dapat digunakan untuk mencari informasi terlebih untuk zaman sekarang yang serba teknologi. Kembali lagi untuk dapat menggunakan teknologi juga memerlukan paduan yang biasanya tertera pada cara pemakaian dan sebagainya.
Dari sinilah kita sebagai seorang calon guru atau guru menanamkan kepada diri kita sendiri untuk mencetak siswa yang bisa membaca, gemar membaca dan menulis. Dan untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan kerja sama dari semua orang baik yang ada di sekolah, dirumah, masyarakat dan pemerintah itu sendiri. Jika semua lini ini bergabung bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi satu negara yang maju dan sejahtera. Dengan perpaduan antara keagamaan dan minat membaca yang tinggi yang ditanamkan sejak dini tak akan ada lagi yang namanya koruptor berserakan dipenjuru negri, tak akan ada lagi yang namanya kemiskinan dan ketidak adilan dinegri ini. Oleh sebab itu sebagai calon guru mari kita merubah negara ini dengan langkah pertama kita ubah diri kita dahulu.

C.     Progam Untuk Mencapai Itu.
1.      Program penanaman kedisiplinan dan kebersihan diri
a.       Program harian
Dipagi hari (baris berbaris dan pemeriksaan kebersihan)
ü  Wajib datang kesekolah paling lambat jam 6:30 pagi
ü  Siswa yang bertugas piket datang dan langsung bertugas sesuai jadwal yang telah dibuat. Sementara siswa-siswa yang lain tidak diperbolehkan masuk keruang kelas sebelum siswa yang sedang piket menyelesaikan tugasnya. Sementara menunggu siswa harus menata dengan rapi tas mereka diberjejer disebelah tembok. Ketua kelas bertugas untuk memeriksa kerapian tas siswa-siswa lainnya. (15 menit)
ü  untuk mengisi waktu kosong setiap siswa diwajibkan membawa 1 buku cerita setiap harinya untuk dibaca sambil mengisi waktu luang.
ü  Apabila siswa yang bertugas piket telah selesai. Ketua kelas dengan atau tanpa arahan dari guru menyiapkan siswa lainnya untuk membentuk barisan sesuai dengan nomer urut absen siswa. Setelah itu ketua kelas menyuruh siswa untuk meluruskan dan merapikan barisan.
ü  Sebelum diizinkan memasuki kelas ketua kelas berserta perangkatnya memeriksa kerapian dan kelengkapan siswa, seperti kerapian dan kelengkapan berbusana. Pemeriksaan kebersihan dan kerapian kuku juga tidak luput dari pemeriksaan. Selain itu juga siswa dilarang mengenakan aksesoris yang berlebihan disekolahan. (5-10 menit)
ü  Apabila ada yang melanggar akan dikenakan sanksi bagi yang melanggar. Disini tugas sekertaris adalah mencatat dan merekam semua pelanggaran yang dilakukan siswa.
ü  Apabila sudah rapi dan bersih barulah siswa dibenarkan masuk kedalam kelas atau jika sedang upacara siswa disuruh menuju lapangan upacara sambil berbaris dengan rapi.
ü  jika tidak ada upacara sambil berbaris siswa disuruh menyanyi dan sambil senam jari. baru setelah itu siswa diijinkan masuk kedalam kelas.
ü  Sewaktu masuk dalam kelas, siswa diizinkan masuk setelah guru memanggil nama dan mengabsen siswa. Sementara semua temannya masih belum masuk siswa belum diperkenankan untuk duduk oleh sebab itu siswa harus menunggu semua temannya masuk sambil berdiri dibelakang bangku masing-masing. Baru setelah guru masuk dan memperkenankan siswa untuk memberi salam kemudian berdoa dipimpin oleh ketua kelas.
ü  Membaca Al-Qur’an (15-20 menit)
ü  setiap jam 09:00 wib siswa muslim diwajibkan menjalankan solat sunah dhuha bersama-sama.
Ketika istirahat
Penanaman budaya membawa bekal dari rumah dan gemar membaca
ü  Sejak jauh hari harus menanamkan budaya membawa bekal dari rumah yang menunya disamakan tiap hari senin dan kamisnya.
ü  Selain membawa bekal siswa juga diwajibkan untuk membawa 1 buku untuk dibaca setelah makan.
ü  Jadi setelah jam istirahat berbunyi siswa siswi mengeluarkan bekalnya dan kemudian berbaris didepan pintu. Seperti biasa ketua kelas mempersiapkan dan merapikan barisan, baru setelah itu siswa-siswi diperbolehkan keluar atas aba-aba dari guru.
ü  Siswa diwajibkan makan dikantin. Dan sewaktu dikanti siswa-siswi diharuskan antri jika ingin membeli makanan atau minuman.
ü  Dan ketika kembali ke kelas lagi siswa-siswi juga harus berbaris dengan rapi seperti penjelasan diatas.
Ketika akan pulang
ü  Sebelum pulang siswa diwajibkan untuk membaca 3 surat pendek dan setelah itu menyanyikan lagu indonesia raya dan sebagai penutup ditutup dengan doa bersama-sama.
ü  Sebelum kembali berbaris lagi, terlebih dahulu siswa disuruh untuk memeriksa apakah diruangan kelas ada sampah atau kertas yang berceceran di lantai atau didalam kolong meja. Suruh siswa mengambilnya dan suruh mereka membuang sampah tersebut ke dalam tong sampah.
ü   Setelah itu siswa disuruh berbaris disamping meja masing-masing. Dan kemudian keluar sesuai arahan dari guru.

Papan Bintang Kedisiplinan
Pada program harian ini agar program dapat berjalan dengan baik sebaiknya guru membuat papan bintang disiplin kelas dan papan bintang kebersihan kelas. Papan bintang disiplin dan bintang kebersihan ini akan memotivasi siswa untuk taat peraturan, menjaga kebersihan diri dan kebersihan kelas. Papan bintang disiplin dan kebersihan kelas ini akan berisi nama semua siswa yang ada dikelas dan setiap harinya akan dipilih 1 siswa yang paling disiplin dan paling bersih untuk diberi bintang biru pada papan namanya.
Program Mingguan (Bintang Kedisiplinan Dan Kebersihan Kelas Mingguan)
ü  Disini guru mengambil salah satu hari dalam seminggu untuk memberi penghargaan berupa bintang kuning kepada siswa yang paling banyak mengumpulkan bintang biru. penghargaan dilakukan didepan kelas agar siswa lainnya termotivasi untuk menjadi bintang kedisiplinan dan kebersihan kelas. (hari sabtu)
Program Semester
(Mr Dan Miss Disiplin dan kebersihan sekolah)
ü  dalam 1 semester kepala sekolah akan memberikan penghargaan kepada siswa-siswa yang paling banyak mendapat bintang kuning. pemilihan Mr dan Miss disiplin dan kebersihan sekolah dipilih berdasarkan pemerolehkan bintang kuning terbanyak.
ü  pemenang akan diberikan mahkota bergilir dan piala bergilir tiap semesternya.
ü  penobatan dilakukan sewaktu upacara pada hari senin.
(bintang gemar membaca)
Penghargaan diberikan kepada siswa atau guru dibawah pengawasan kepala sekolah, siswa, guru-guru dan semua yang ada disekolah untuk menumbuhkan sikap gemar membaca disekolah.