KELOMPOK
1
1.
INTAN
BT MARSUDI (12141359)
2.
ANDY
EKO P (12141352)
3.
HARIS
EKO S (12141368)
4.
RIMA
SEPTYA NINGRUM (12141382)
A. Ciri-ciri
guru (membuat profil guru)
Profesi berasal dari bahasa latin yaitu
“proffesio”yang mempunyai dua pengertian yaitu janji/ikrar dan perkerjaan dan
dalam artian yang lebih luas profesi dapat diartikan sebagai kegiatan apa saja
dan dimana saja untuk memperoleh nafkah yang dilakukan dengan suatu keahlian tertentu.
Sedang dalam artian sempit profesi dapat diartikan sebagai keahlian yang
dijalankan berdasarkan keahlian tertentu
sekaligus dituntut daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan baik.
Tentang makna guru sendiri, kata guru
berasal dari bahasa sansekerta, yaitu “gir” yang berarti memuji, dan kemudian
berubah menjadi kata kerja “gur” yang berarti mengangkat, to raise, to lift up,
atau to make an effort. Jika dilihat sebagai kata benda, guru berarti master
yaitu seseorang yang mampu mengajarkan pengetahuan dalam konteks spiritual.
Ternyata kata guru tersusun dari dua suku kata yang berlawanan makna yaitu “gu”
vs “ru” yang memiliki makna kemuraman vs keceriyaan/kemahardikaan.
Guru sendiri menurut penulis merupakan
sosok manusia yang mentransfer ilmu pengetahuan kepada manusia lainnya. Dimana
dalam proses mentransfer berbagai ilmu pengetahuan tersebut guru tidak hanya
bertugas menyampaikan namun juga membuat siswa atau anak didiknya benar-benar
faham akan materi yang diajarkan oleh guru tersebut. Selain bertugas mentranfer
ilmu guru juga bertindak sebagai pembina, pembangun dan penanam nilai, moral
dan norma yang baik pada jiwa peserta didik. Dengan kata lain guru dapat
berperan sebagai pembentuk karakter peserta didiknya. Sudah kita pelajari bahwa
anak diusia kelas dasar merupakan masa-masa emas dimana di usia-usia SD siswa
gampang sekali terpengaruh oleh hal-hal yang terjadi disekitarnya.
Oleh karena itu untuk menjadi seorang
guru yang profesional dan baik kita sebagai mahasiswa calon guru harus tahu
bagaimana ciri-ciri guru yang profesional dan baik tersebut agar nantinya kita
mampu mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berakhlak mulia.
Berikut ciri-ciri guru yang profesional menurut kelompok kami:
1. Beriman
dan berakhlak mulia
Sebelum berangkat menjadi guru yang
profesional hal paling dasar yang harus diperhatikan adalah keimanandan dan
akhlak seorang guru. Terlebih dahulu seorang guru harus membenahi dan
mempertebal keyakinan akan agama yang dianutnya. Hal tersebut nantinya akan
menjadi benteng pertahanan dan landasan bagi guru tersebut dalam rangkat
menjadi guru yang baik.
2. Tanggungjawab
guru harus memiliki rasa tanggungjwab
yang tinggi pada siswanya.
3. Penyayang
memiliki sikap penyanyang akan
menjadikan guru disenangi dan selalu disayang oleh anak muridnya
4. Kreatif
dalam proses pembelajaran dikelas sebisa
mungkin guru harus kreatif dalam memilih bahan ajar. metode dan media yang akan
digunakan dalam proses pembel;ajaran. hal ini dikarena siswa memiliki berbagai
cara belajar yang berbeda tentunya dari tiap individu.
5. Inovatif
guru harus inovatif dalam mencari,
memberi dan mentransfer ilmu kepada siswanya. guru tidak hanya terpaku pada
satu bahan ajar namun harus bisa menggunakan berbagai bahan ajar.
6. Sabar
sikap sabar sangat diperlukan oleh guru
untuk menghadapi berbagai polah tingkah dan sikap siswa.
7. Ulet
guru harus ulet dalam memberikan ilmu
dan pengarahan kepada siswanya tanpa memperdulikan sikap siswanya atau keadaan
fisik siswa.
8. Telaten
sudah menjadi lumrah jika anak kecil
atau siswa terutama yang masih SD suka tidak mengerti dengan suatu pelajaran
atau nakal, nah disinilah sikap telaten seorang guru diuji. jika seorang guru
tidak memiliki sikap ini sudah barang tentu akan murid-muridnya akan terlantar.
9. Disiplin
disiplin sangat dibutuhkan agar semua
yang ada berjalan sesuai dengan yang diangan-angankan.
10. Gila
Seorang guru harus memiliki jiwa
kegilaan yang luar biasa.dalam hal ini kegilaan yang dimaksut adalah gila akan inovasi, kreatifitas dalam mengajar,
ilmu pengetahuan,teknologi dan menyanyangi anak didiknya sepenuh hati.
11. Gigih
tanpa mengenal lelah guru sebisanya dan
harus mengajarkan berbagai ilmu yang baik untuk siswanya.
12. Pantang
putus asa/pantang menyerah
sering kali guru putus asa jika
mendapati bahwa siswanya bandel atau suli sekali untuk diatur,namun seorang
guru yang baik adalah guru yang pantang menyerah dan putus asa.
13. Tangguh
seorang guru harus tangguh demi
kesuksesan peserta didiknya, apalah jadinya siswa tanpa kehadiran sosok guru
yang tangguh
14. bersahaja
kesederhanaan yang dimiliki akan
menjadikannya sosok yang dapat ditiru oleh muridnya.
15. Cinta
akan peserta didik
rasa cinta dan kasih pada peserta didik
akan memberi motivasi kepada guru untuk memberikan yangterbaik kepada peserta
didiknya
16. Cinta
pada kelas
jika guru cinta dengan kelasnya maka
secara otomatis guru tersebut betah berada didalam kelas, dan jika seorang guru
telah betah berada didalam kelas sudah pastinya muridnya juga betah dan
pelajaran pastinya berjalan dengan sangat baik.
17. Cinta
pada sekolah
cinta pada sekolahan. sekolahan
merupakan tempat menimba ilmu dan tempat dimana ilmu diperoleh. maka dari itu
mencintai sekolah akan dapat membuat guru tidak betah jika berlama-lama libur
atau tidak kesekolah.
18. Cinta
pada pendidikan dan mengajar dikelas
dengan guru yang mencintai pendidikan
sudah barang tentunya dia akan emberikan pelayanan ilmu kepada siswanya
semaksimal mungkin sehingga siswa mendapat pendidikan yang berkualitas.
19. Peduli
sikap peduli terhadap anak didik,
sekolah, sistem pendidikan dan lain-lain akanmenjadikan sosok guru tersebut
peka dan peduli terhadap nasip pendidikan.
20. Cerdas
guru yang cerdas tidak hanya cerdas
dalam pelajaran namun juga cerdas dalam menyingkapi berbagai hal seputar
pendidikan dan anak didiknya.
21. Pengasih
guru harus mengasihi siswanya seperti
mengasihi anaknya sendiri.
22. Penyanyang
guru harus memyayangi murid-muridnya
bagaimanapun kondisi muridnya.
23. Penghukum
guru harus adil jika siswa berbuat salah
dan harus dapat atau mampu menghukum siswanya sesuai dengan kesalahan.
24. Motivator
jika siswa tidak ada semangat dan
motivasi belajar guru berperan aktif dalam memotivatori siswa agar memiliki
semangat hidup atau semangat belajar lagi.
25. Pahlawan
guru merupakan pahlawan atau pembela
siswanya. dimana guru bertugas untuk melindungi baik fisik dan jiwa siswanya.
26. Penyelamat
jika siswa dalam kesulitan baik
belajarnya atau menghadapi masalah diluar dari belajarnya yang membuat siswa
terpuruk atau terpukul guru harus menjadi penyelamat dengan cara mendengar
keluh kekasah dari murit tersebut dan mencari penyelesaian dari masalah siswa
tersebut.
27. Pengkritik
selain menjadi penyelamat guru juga
harus mampu menjadi pengkritik yang baik agar siswanya bisa mengerti akan
kesalahannyadan mampu memperbaikinya agar menjadi lebih baik.
28. Orang
tua
guru berperan sebagai pemgganti tugas
orang tua tatkala berada di kelas atau sekolahan.
29. Pengasuh
ketika berada dikelas guru merupakan
pengasuh dari siswanya sewaktu berada dikelas.
30. Pendidik
dalam mendidik siswanya guru tidak hanya
memberikan materi pelajaran namun guru mengajarakan karakter, sopan santun dan
berbagai ilmu agar siswa tersebut memiliki kecerdasan dan kepribadian yang
baik.
31. Pembimbing
guru sebagai pembimbing harus mampu
membimbing dan mengarahkan siswa kejalan dan cita-cita siswa sesuai dengan
bakat dan minat siswanya.
32. Aktor
ini untuk guru cowok. penampilan yang
elegan, rapi dan kemas akan menimbulkan semangat dan layak diconto oleh peserta
didiknya. bak aktor profesional seorang guru harus mampu memerankan berbagai
tokoh yang perilaku dan penampilannya layak dicontoh oleh peserta didiknya.
33. Aktris
ini untuk guru cewek. seorang guru harus
mempunyai penampilan yang enak dipandang mata dan cantik. ini juga dapat
meningkatkan minat belajar pada siswa. seorang guru harus mampu membawakan
berbagai peran dari berbagai tokoh.
34. Sutradara
guru harus mampu menjadi sutradara didalam
kelas.bagaiman suasana dan kondisi kelas semua terletak tangan guru.
35. Penuntun
guru merupakan penuntun bagi siswanya.
supaya siswa selalu dijalan yang benar dan apabila siswa salah guru harus mampu
juga menuntun agar siswanya kembali kejalan yang benar.
36. Tim
sukses
tim sukses disini berarti pada bagaimana
cara guru agar siswanya mencapai kesuksesan yang maksimal
37. Penyemangat
jika siswa dalam keterpurukan seorang
guru harus mampu menjadi penyemangata bagi sang anak.
38. Selalu
rindu akan prestasi siswa
merindukkan prestasi dari peserta didik
haruslah senantiasa dimiliki oleh seorang guru supaya guru dan peserta didik
lebih giat untuk mencetak prestasi.
39. Pintar
seorang guru tidak hanya harus pintar
dalam pelajaran namun juga pintar dalammengambil perhatian dan hati siswanya.
40. Jujur
sikap jujur wajib harus ada pada diri
seorang guru supaya dengan haltersebut guru mampu mencetak siswa yang memiliki
sikap jujur pula.
41. Hemat
guru yang baik akan mampu mengelola
berbagai hal seputar kelas dan sekolah sebaik mungkin dan agar dapat menghemat
berbagai anggaran yang ada supaya dapat digunakan lagi untuk hal lain dapat
meningkatkan mutu pendidikan
42. Cermat
guru harus cermat dalam menyampaikan
materi dan pemilihan bahan ajar yang tepat bagi siswanya.
43. Pemimpin
seorang
guru merupakan pemimpin yang harus dapat dicontoh dengan bak oleh peserta
didiknya. segala sesuatu dikelas akan dapat berkerja dan berjalan dengan baik
atas pimpinan seorang guru yang baik pula.
44. Pengawas
guru harus mampu mengawasi siswanya dari
berbagai macam bahaya yang dapat datang dari luar maupun dalam diri siswa itu
sendiri
45. Pemersatu
guru harus bisa menjadi pemersatu jika
ada siswanya yang sedang bertengkar atau apalah yang merusak persaudaraan antar
siswa.
46. Sahabat
guru harus dapat memposisiakan dirinya
sebagai sahabat bagi murid-muridnya agar guru mengerti dengan muridnya dan juga
menentukan strategi, metode dan model pembelajaran yang tepat.
47. Pembangun
membangun siswa tidak membangun badan
siswa saja namun juga membina pikiran moral dan awatak siswa agar kelak menjadi
pribadi yang baik.
48. Pembangkit
peran guru sebagai pembangkit semangat
belajar siswa sangatlah penting dan peran iniakan bertambah penting lagi
kiranya dirumah siswa kurang mendapatkan perhatian dari ke dua orang tuanya
49. Ustad/ustazah
selain memberikan ilmu duniawi guru juga
hrus memberikan ilmu akhirat kepada siswanya walaupun pada kenyataannya guru
tersebut bukanlah guru agama.
50. Pencerah
guru sebagai pencerah dari keterpurukan
siswa dari masa-masa yang penuh dengan cobaan. guru bertindak memberikan
pencerahan kepada siswanya.
51. Pelayan
Guru merupakan pelayan pendidikan,
dimana seorang guru bertugas untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada siswanya.
52. Pembina
Guru harus membina tidak hanya badan
siswa tapi juga jiwa dan moral siswanya.
B. Harapan
guru terhadap anak didiknya setelah mendidik selama 6 tahun.
Sebagai seorang guru tentunya memiliki
harapan yang besar terhadap anak muridnya. Bagaimana masa depan dan kehidupan
anak dimasa akan datang tentunya harus dipikirkan oleh seorang guru. Guru
selain bertugas sebagai pentransfer ilmu pengetahuan pasti memiliki pengharapan
yang besar terhadap anak muridnya, seorang guru sejati pasti akan sedih tatkala
suatu ketika sewaktu dia berada dijalan atau dimana dan kemudian ia berjumpa
dengan salah satu muridnya dan didapatinya muridnya tersebut menjadi koruptor
atau hidup dengan tidak layak. Pasti mau tak mau guru tersebut seakan terkoyak
nuraninya melihat hal tersebut dan mengingat-ingat lagi kegagalannya mendidik
dan mengajar anak tersebut dahulu. Namun lain halnya jika guru melihat tatkala
murid yang pernah ia didik dan ia ajar menjadi sosok pribadi yang baik apa lagi
sukses. Betapa gembira dan senangnya hati guru tersebut perjuangan dan
pengorbanannya seakan terbayar tuntas tatkala melihat kesuksesan dan kebaikan
hidup yang diperoleh oleh anak muridnya. Sejatinya seorang guru yang baik tidak
mengharap imbalan dalam bentuk apapun, hanya dengan melihat anak didiknya mampu
bertahan hidup dan menjadi sosok manusia yang baik dan sukses dalam kehidupan
mereka dirasakan sudah melebihi dari cukup.
Harapan seorang guru yang paling
mendasar kepada murinya setelah lulus dari sd adalah tindak hanya berharap
bahwa siswanya harus masuk ke sekolah negri favorit atau apalah. Namun lebih
dari itu guru harus memiliki harapan yang sangat kuat agar peserta didiknya
menjadi pribadi yang taat dalam beribadah dan taat pada ajaran agama yang
dianutnya. Mengapa hal tersebut penulis pilih sebagai dasar pengaharapan yang
pertama harus dimiliki guru setelah siswa-siswinya lulus dari sekolah dasar
(sd) adalah karena agama merupakan pondasi yang paling utama dan yang paling
dasar yang harus ditanamkan pada diri anak agar kelak peserta didik mampu
menjadi manusia yang tak hanya sukses didunia namun yang lebih penting dari itu
adalah peserta didik harus dan wajib untuk sukses diakhirat. Adanya keyakinan
dan ketaatan pada agama juga penting untuk membentengi diri anak dari perbuatan
curang dan jahat yang dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain.
Dengan terbentuknya landasan agama yang
kuat nantinya dengan sendiri anak atau peserta didik akan terbentuk karakter
yang baik dalam diri anak tersebut. Pembentukan karakter dan pribadi yang baik
akan menjadikan anak mudah dan dapat diterima dimanapun ia berada dan mampu
menjadi contoh yang baik buat anak-anak lainnya. Semakin lunturnya sikap
peduli, sopan santun dan disiplin dari diri anak-anak sekarang ini semakin
menunjukkan bahwasannya anak-anak didik kita sekarang mengalami krisis
kepribadian yang sangat serius. Bagaimana sipintar yang dengan kepintarannya
menjadi sombong dan senang merendahkan temannya yang kurang pintar atau
memiliki kekurangan, atau yang tahap kepintarannya sedang-sedang saja atau yang
bahkan tidak pintar? yang sebelum mencoba sudah mengatakan bahwa dirinya memang
tidak mampu atau bodoh sehingga dia tidak memiliki motivasi untuk. Disini
timbul harapan yang sangat tinggi agar setelah lulus dari sd siswa didik mampu
menjadi pribadi yang memliki karakter dan kepribadian yang baik. Perlu
ditekankan disini bahwa hanya menjadi siswa yang pintar dalam hal ikwal
akamedik saja tidak cukup, kepintaran yang dimiliki siswa haruslah dibarengi
dengan sikap dan karakter yang baik pula agar nantinya ilmu yang dimiliki oleh
siswa tersebut dapat tersalur dan mendatang manfaat bagi dirinya dan orang
lain.
Hal yang tak kalah pentingnya lagi dan
mendasar lainnya adalah mencetak siswa yang bisa membaca. Dewasa ini kita telah
banyak melihat dan menyaksikan sendiri siswa SD kelas tinggi masih belum bisa
membaca. Hal tersebut tentunya sangatlah menghawatirkan kita sebagai calon guru
dan bangsa indonesia itu sendiri. Kemana perginya pahlawan dan srikandi
pendidikan kita dizaman ini. Diluar sana dunia berkembang sanagt pesat ditiap
sendinya. Kemampuan membaca merupakan merupakan pengetahuan yang paling dasar
dari pengetahauan. Bagaimana caranya jika kita tak mampu membaca diera
sekarang. Semua informasi penting dapat kita peroleh melalui kegiatan membaca walau
tak dipungkiri juga adanya media lain yang dapat digunakan untuk mencari
informasi terlebih untuk zaman sekarang yang serba teknologi. Kembali lagi
untuk dapat menggunakan teknologi juga memerlukan paduan yang biasanya tertera
pada cara pemakaian dan sebagainya.
Dari sinilah kita sebagai seorang calon
guru atau guru menanamkan kepada diri kita sendiri untuk mencetak siswa yang
bisa membaca, gemar membaca dan menulis. Dan untuk mencapai hal tersebut
dibutuhkan kerja sama dari semua orang baik yang ada di sekolah, dirumah,
masyarakat dan pemerintah itu sendiri. Jika semua lini ini bergabung bukan
tidak mungkin Indonesia akan menjadi satu negara yang maju dan sejahtera.
Dengan perpaduan antara keagamaan dan minat membaca yang tinggi yang ditanamkan
sejak dini tak akan ada lagi yang namanya koruptor berserakan dipenjuru negri,
tak akan ada lagi yang namanya kemiskinan dan ketidak adilan dinegri ini. Oleh
sebab itu sebagai calon guru mari kita merubah negara ini dengan langkah
pertama kita ubah diri kita dahulu.
C. Progam
Untuk Mencapai Itu.
1. Program
penanaman kedisiplinan dan kebersihan diri
a. Program
harian
Dipagi hari (baris berbaris dan
pemeriksaan kebersihan)
ü Wajib
datang kesekolah paling lambat jam 6:30 pagi
ü Siswa
yang bertugas piket datang dan langsung bertugas sesuai jadwal yang telah
dibuat. Sementara siswa-siswa yang lain tidak diperbolehkan masuk keruang kelas
sebelum siswa yang sedang piket menyelesaikan tugasnya. Sementara menunggu
siswa harus menata dengan rapi tas mereka diberjejer disebelah tembok. Ketua kelas
bertugas untuk memeriksa kerapian tas siswa-siswa lainnya. (15 menit)
ü untuk
mengisi waktu kosong setiap siswa diwajibkan membawa 1 buku cerita setiap
harinya untuk dibaca sambil mengisi waktu luang.
ü Apabila
siswa yang bertugas piket telah selesai. Ketua kelas dengan atau tanpa arahan
dari guru menyiapkan siswa lainnya untuk membentuk barisan sesuai dengan nomer
urut absen siswa. Setelah itu ketua kelas menyuruh siswa untuk meluruskan dan
merapikan barisan.
ü Sebelum
diizinkan memasuki kelas ketua kelas berserta perangkatnya memeriksa kerapian
dan kelengkapan siswa, seperti kerapian dan kelengkapan berbusana. Pemeriksaan kebersihan
dan kerapian kuku juga tidak luput dari pemeriksaan. Selain itu juga siswa
dilarang mengenakan aksesoris yang berlebihan disekolahan. (5-10 menit)
ü Apabila
ada yang melanggar akan dikenakan sanksi bagi yang melanggar. Disini tugas
sekertaris adalah mencatat dan merekam semua pelanggaran yang dilakukan siswa.
ü Apabila
sudah rapi dan bersih barulah siswa dibenarkan masuk kedalam kelas atau jika
sedang upacara siswa disuruh menuju lapangan upacara sambil berbaris dengan
rapi.
ü jika
tidak ada upacara sambil berbaris siswa disuruh menyanyi dan sambil senam jari.
baru setelah itu siswa diijinkan masuk kedalam kelas.
ü Sewaktu
masuk dalam kelas, siswa diizinkan masuk setelah guru memanggil nama dan
mengabsen siswa. Sementara semua temannya masih belum masuk siswa belum
diperkenankan untuk duduk oleh sebab itu siswa harus menunggu semua temannya
masuk sambil berdiri dibelakang bangku masing-masing. Baru setelah guru masuk
dan memperkenankan siswa untuk memberi salam kemudian berdoa dipimpin oleh
ketua kelas.
ü Membaca
Al-Qur’an (15-20 menit)
ü setiap
jam 09:00 wib siswa muslim diwajibkan menjalankan solat sunah dhuha
bersama-sama.
Ketika istirahat
Penanaman
budaya membawa bekal dari rumah dan gemar membaca
ü Sejak
jauh hari harus menanamkan budaya membawa bekal dari rumah yang menunya
disamakan tiap hari senin dan kamisnya.
ü Selain
membawa bekal siswa juga diwajibkan untuk membawa 1 buku untuk dibaca setelah
makan.
ü Jadi
setelah jam istirahat berbunyi siswa siswi mengeluarkan bekalnya dan kemudian
berbaris didepan pintu. Seperti biasa ketua kelas mempersiapkan dan merapikan
barisan, baru setelah itu siswa-siswi diperbolehkan keluar atas aba-aba dari
guru.
ü Siswa
diwajibkan makan dikantin. Dan sewaktu dikanti siswa-siswi diharuskan antri
jika ingin membeli makanan atau minuman.
ü Dan
ketika kembali ke kelas lagi siswa-siswi juga harus berbaris dengan rapi
seperti penjelasan diatas.
Ketika akan pulang
ü Sebelum
pulang siswa diwajibkan untuk membaca 3 surat pendek dan setelah itu
menyanyikan lagu indonesia raya dan sebagai penutup ditutup dengan doa
bersama-sama.
ü Sebelum
kembali berbaris lagi, terlebih dahulu siswa disuruh untuk memeriksa apakah
diruangan kelas ada sampah atau kertas yang berceceran di lantai atau didalam
kolong meja. Suruh siswa mengambilnya dan suruh mereka membuang sampah tersebut
ke dalam tong sampah.
ü Setelah itu siswa disuruh berbaris disamping
meja masing-masing. Dan kemudian keluar sesuai arahan dari guru.
Papan
Bintang Kedisiplinan
Pada
program harian ini agar program dapat berjalan dengan baik sebaiknya guru
membuat papan bintang disiplin kelas dan papan bintang kebersihan kelas. Papan bintang
disiplin dan bintang kebersihan ini akan memotivasi siswa untuk taat peraturan,
menjaga kebersihan diri dan kebersihan kelas. Papan bintang disiplin dan
kebersihan kelas ini akan berisi nama semua siswa yang ada dikelas dan setiap
harinya akan dipilih 1 siswa yang paling disiplin dan paling bersih untuk
diberi bintang biru pada papan namanya.
Program Mingguan (Bintang
Kedisiplinan Dan Kebersihan Kelas Mingguan)
ü Disini
guru mengambil salah satu hari dalam seminggu untuk memberi penghargaan berupa
bintang kuning kepada siswa yang paling banyak mengumpulkan bintang biru.
penghargaan dilakukan didepan kelas agar siswa lainnya termotivasi untuk
menjadi bintang kedisiplinan dan kebersihan kelas. (hari sabtu)
Program Semester
(Mr Dan Miss Disiplin dan
kebersihan sekolah)
ü dalam
1 semester kepala sekolah akan memberikan penghargaan kepada siswa-siswa yang
paling banyak mendapat bintang kuning. pemilihan Mr dan Miss disiplin dan
kebersihan sekolah dipilih berdasarkan pemerolehkan bintang kuning terbanyak.
ü pemenang
akan diberikan mahkota bergilir dan piala bergilir tiap semesternya.
ü penobatan
dilakukan sewaktu upacara pada hari senin.
(bintang gemar membaca)
Penghargaan diberikan kepada siswa atau guru dibawah
pengawasan kepala sekolah, siswa, guru-guru dan semua yang ada disekolah untuk
menumbuhkan sikap gemar membaca disekolah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar